Page 77 - E-Gepang
P. 77
2. Bersifat familiar dan peka terhadap sikap/kondisi setiap anggota
kelompok;
3. Menghargai setiap pendapat dan minat peserta; keingintahuan
peserta sebagai titik awal diskusi/eksplorasi;
4. Kreatif menciptakan aktivitas untuk seluruh anggota kelompok
(membantu setiap anggota kelompok untuk aktif dalam setiap
kegiatan);
5. Buat peserta menghabiskan sebanyak mungkin waktunya untuk
mengamati dan merasakan sendiri;
6. Mentor menyesuaikan diri dengan suasana dan perasaan peserta
pada saat itu (seolah-olah merasakan suasana dan perasaan yang
sama dengan peserta);
7. Mentor bersikap netral, tidak memihak salah satu anggota kelompok;
8. Mentor harus mempunyai pengetahuan yang cukup tentang
keanekaragaman hayati dan materi lainnya serta psikologi anak
(terutama tingkat TK).
Beberapa pendekatan yang digunakan dalam edukasi konservasi adalah
:
1. Kegiatan lebih ditujukan pada ranah afektif (pengetahuan) dan
kognitif (kesadaran) bukan pada ranah motorik.
2. Kegiatan dilakukan dengan cara belajar sambil bermain (rekreatif-
edukatif) dan sedapat mungkim pembimbing/mentor memotivasi
peserta agar secara aktif melakukan kegiatannya sendiri.
3. Kegiatan bersifat interaktif dan bottom up.
4. Penyampaian materi melalui alur : perkenalan/pengakraban
pembangkitan semangat, pusatkan perhatian, mengalami sendiri,
berbagi pengalaman.

