Page 74 - E-Gepang
P. 74
Banyak faktor yang mengakibatkan kondisi habitat Edelweiss di Alun-
alun Suryakencana seperti saat ini baik faktor alami maupaun
kesengajaan. Pengaruh faktor alam kemungkinan besar tidak
berpengaruh nyata terhadap kelestarian edelweiss seperti kematian
edelweiss karena sudah tua usianya, hal ini kita temukan di area Alun-
alun Suryakencana. Yang perlu perhatian serius adala faktor
kesengajaan, tekanan dan aktifitas manusia, tidak bisa dipungkiri bahwa
alun-alun Suryakencana salah satu daya tarik wisata pendakian di
TNGGP. Aktifitas pendakian yang kurang memahami tentang konsep
kelestarian alam, mereka dengan bebasnya mendirikan tenda tanpa
memperdulikan aspek kelestarian tumbuhan Edelweiss, memanfaatkan
bagian-bagian dari tumbuhan ini untuk membuat perapian (api unggun)
dan lain sebagainya
Anakan Edelweis di Areal Bekas Kebakaran
Padang Edelweis di Alun-Alun Suryakencana mengalami kebakaran pada
bulan Oktober 2015 akibat ulah pendaki ilegal yang melakukan kegiatan
pendakian dengan membuat perapian. Pada saat itu kondisi dilapangan
musim kemarau panjang sehingga rumput-rumput kering sehingga
mudah terbakar. Luas area yang terbakar seluar 10,2 Ha yang memanjang
dari Alun-Alun tengah menuju Alun-alun Timur ke arah Gunung
Gumuruh sepanjang 1 Km. Kerusakan yang terjadi akibat kebakaran ini
yaitu rusaknya ekosistem padang alun-alun berupa rumput dan sebagian
kecil tanaman edelweis dan tanaman cantigi
Pasca kebakaran kondisi alun-alin sudah mulai tumbuh rumput dan
anakan edelweis cukup banyak, hal ini kemungkinan juga diakibatkan
terjadinya kebakaran sehingga benih-benih edelweis dapat tumbuh

