Page 66 - E-Gepang
P. 66

Di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) kita bisa melihat

                    edelweiss yang tumbuh di lereng-lereng gunung dan di Alun-Alun Surya

                    Kencana.  Sebagai  upaya  pelestarian  Edelweiss  (Anaphalis  javanica)  di

                    TNGGP dibangun demplot yang berlokasi di Camping Ground Bobojong.

                    Pembuatan  demplot  edelweiss  di  Camping  Ground  Bobojong  dimulai


                    sejak bulan Oktober 2020. Salah satu tujuan dari pembuatan demplot

                    adalah  sebagai  sarana  pendidikan  konservasi  dan  pengenalan  kepada

                    masyarakat tentang fungsi ekologi tumbuhan edelweiss. Bibitnya berupa

                    anakan  edelweiss  yang  diambil  dari  kawasan  TNGGP,  yang  kemudian

                    ditanam di area Camping Ground Bobojong dengan luas demplot 20 x 5

                    meter.  Pengambilan  bibit  dari  dalam  kawasan  TNGGP  dilakukan  oleh

                    petugas  Resort  Pengelolaan  Taman  Nasional  (PTN)  Gunung  Putri,

                    bersama masyarakat.



                    Dalam perkembangannya selama kurun waktu 1 tahun (Oktober 2020 -

                    Oktober 2021), edelweiss yang ditanam pada demplot rata-rata dapat

                    tumbuh  dengan  baik  dan  sebagian  sudah  berbunga.  Tujuan  lain

                    pembuatan demplot edelweiss ini adalah untuk menciptakan daya tarik


                    bagi  para  wisatawan  agar  lebih  banyak  yang  berkunjung  ke  Camping

                    Ground Bobojong. Pengembangan wisata alam di Bobojong, khususnya

                    pembangunan demplot serta pemeliharaannya dilakukan bersama-sama

                    dengan kelompok masyarakat Kampung Ading, Kecamatan Cipanas yang

                    secara otodidak mempunyai kemampuan dalam hal budidaya tanaman

                    hias.



                    Edelweiss  sejatinya  tidak  mengenal  musim.  Konon  tumbunan  ini

                    dimaknai  sebagai  simbol  keabadian  cinta.  Apabila  sudah  mekar,
   61   62   63   64   65   66   67   68   69   70   71