Page 34 - E-Gepang
P. 34

B.  Potensi Sumberdaya Kawasan

                    Telah  diketahui  bersama  bahwa  TNGGP  merupakan  perwakilan  tipe

                    ekosistem  hutan  hujan  tropis  pegunungan  yang  kaya  dengan  potensi

                    alam, diantaranya potensi sumberdaya alam hayati dan jasa lingkungan.

                    Potensi sumber daya non hayati  terdiri dari letak kawasan, topografi,

                    iklim, geologi, dan tanah. Potensi sumberdaya alam hayati terdiri dari


                    flora, fauna, jamur termasuk micro organisme, dan ekosistem.



                    1.  Letak Kawasan

                        Secara geografis TNGGP terletak antara 106051’ – 107002’BT dan

                        6041’ –6051’ LS. Secara administratif taman nasional ini termasuk

                        dalam  wilayah  3  (tiga)  kabupaten  di  Provinsi  Jawa  Barat,  yaitu

                        Kabupaten  Bogor,  Kabupaten  Sukabumi,  dan  Kabupaten  Cianjur.

                        TNGGP dapat dicapai melalui 6 (enam) daerah pintu masuk, yaitu:

                        Cibodas  dan  Gunung  Putri  (Kabupaten  Cianjur),  Selabintana  dan

                        Situgunung  (Kabuaten  Sukabumi),  serta  Bodogol  dan  Cisarua

                        (Kabupaten Bogor).



                        Pintu masuk Cibodas dapat ditempuh dengan kendaraan umum dari


                        Jakarta, melalui jalur  Jakarta  –  Bogor  –  Puncak  –  Cibodas,  dengan

                        jarak  ±  100  Km  atau  sekitar  2,5  jam  perjalanan.  Melalui  jalur

                        Bandung,  ditempuh  melalui  jalur.  Bandung  –  Cianjur  –  Cipanas  –

                        Cibodas, dengan jarak tempuh ± 85 Km atau sekitar 2 jam.



                        Pintu masuk Gunung Putri sekitar 10 Km arah timur pintu Cibodas,

                        dapat dicapai  melalui Cipanas dan Pacet. Pintu masuk Selabintana

                        dan  Situgunung  dapat  ditempuh  dengan  kendaraan  umum  dari

                        Jakarta,  melalui  jalur  Jakarta  –  Bogor  –  Sukabumi  –  Selabintana,
   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38   39