Page 32 - E-Gepang
P. 32

pemanfaatan dari segi jasa lingkungan untuk manusia, berupa daya

                        tarik alami/ phenomena beserta potensi pendukung lainnya.

                        Zona tradisional bagian dari taman nasional yang ditetapkan untuk

                        kepentingan  pemanfaatan  tradisional  oleh  masyarakat  sebagai

                        bahan makanan, obat-obatan, bahan baku kerajinan atau hasil hutan

                        non kayu lainnya.




                        Zona rehabilitasi bagian dari taman nasional yang karena mengalami

                        kerusakan, sehingga perlu dilakukan kegiatan pemulihan komunitas

                        hayati dan ekosistemnya yang mengalami kerusakan, areal dimaksud

                        perlu  dilakukan  rehabilitasi  dengan  menanam  tanaman  endemik

                        agar kawasan dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

                        Zona  konservasi  owa  jawa  bagian  taman  nasional  yang  memiliki

                        potensi, daya dukung, dan aman untuk pelepasliaran owa jawa, zona

                        ini sangat dibutuhkan mengingat kawasan TNGGP merupakan salah

                        satu  wilayah  yang  memiliki  daya  dukung  yang  baik  dalam

                        pelepasliaran owa jawa.



                        Zona khusus bagian dari taman nasional karena kondisi yang tidak


                        dapat dihindarkan telah terdapat kelompok masyarakat dan sarana

                        penunjang  kehidupannya  yang  tinggal  sebelum  wilayah  tersebut

                        ditetapkan      sebagai      taman      nasional      antara     lain     sarana

                        telekomunikasi, fasilitasi transportasi, dan listrik.



                    5.  Visi dan Misi TNGGP

                        Untuk  menjawab  tatangan  zaman  demi  memenuhi  tuntutan

                        masyarakat, maka Balai Besar TNGGP terus meningkatkan peran dan

                        fungsinya  sebagai  pengelola  kawasan  konservasi  insitu  sekaligus
   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37