Page 51 - E-Gepang
P. 51
menitipkan sampah tersebut sebelum memasukkanya ke dalam trash
bag. Tas carrier yang menyematkan kantong kecil di sekitaran lingkar
pinggang juga akan mempermudah untuk menitipkan sampah kecil saat
sedang perjalanan ketika mendaki.
5. Mengurangi benda yang berpotensi sampah
Bila diperhatikan, semua yang menjadi sampah adalah jenis benda-
benda instan. Instan yang dimaksudkan adalah benda yang tidak perlu
proses lama dari membuka hingga menikmatinya. Seperti bungkus mie,
botol air mineral, bungkus permen, bungkus tisu, serta sampah-sampah
yang sering kita jumpai lainnya.
Oleh karena itu, gunakan benda lainnya untuk membungkus ulang.
Semisal mengganti botol kemasan air mineral bawaan dengan
hydropack, atau memasukkan mie instan yang telah dikeluarkan dari
bungkusnya ke dalam kotak makanan yang kedap udara. Cemilan semisal
keripik atau kacang bisa dimasukkan pula ke dalam kotak plastik yang
ada tutupnya. Membawa piring dan gelas serta sendok dari bahan besi
agar termotivasi untuk membawanya turun kembali. Bahkan kini sudah
ada piring, gelas dan mangkuk llipat bagi yang sudah ingin beralih ke
ultrallight hiking. Tempat air juga bisa diganti dengan jerigen plastik lipat
sehingga tidak memakan ruang saat turun gunung.
Intinya adalah menggunakan benda-benda yang memiliki nilai rupiah
yang hampir tidak mungkin ditinggalkan di gunung. Cara ini lebih efektif
dari pada menyiapkan trash bag yang besar untuk menampung semua
sampah bawaan pendaki.

